Ini Daftar Wisata Pura yang Bisa Kamu Kunjungi Selama di Bali

Ini Daftar Wisata Pura yang Bisa Kamu Kunjungi Selama di Bali

Menjelajahi pura di Bali adalah salah satu aktivitas yang dapat kamu lakukan jika sedang berlibur di Pulau Dewata. Kamu dapat merasakan suasana keagamaan di Bali secara khidmat dengan menjelajahi pura yang sarat akan nilai spiritual. Mayoritas agama masyarakat Bali adalah agama Hindu, maka tidak heran jika banyak pura di Bali. Terdapat banyak pura di Bali yang dapat kamu kunjungi. 

 

Aturan Saat Berkunjung ke Pura

Kamu perlu memperhatikan daftar aturan atau etika saat berkunjung ke pura. Beberapa aturan yang perlu kamu ketahui dan terapkan jika sedang berkunjung ke pura di Bali adalah sebagai berikut:

  1. Tidak boleh membuang sampah sembarangan.
  2. Tidak menginjak sesajen yang ada di halaman pura.
  3. Hindari mengucapkan perkataan kasar selama berada di pura.
  4. Bagi kamu perempuan yang sedang dalam kondisi menstruasi, maka usahakan untuk tidak memasuki area pura.
  5. Gunakanlah sarung dan selendang yang diikatkan di pinggang.
  6. Gunakan pakaian yang sopan dan tertutup seperti kemeja atau kaus.
  7. Tidak meludah di area pura.

 

Rekomendasi Destinasi Wisata Pura di Bali

Ada banyak destinasi pura yang terkenal di Bali. Berikut beberapa pura yang dapat kamu kunjungi:

  • Pura Tirta Empul

Tirta Empul memiliki arti ‘mata air suci’ dan di dalam pura Tirta Empul terdapat sumber mata air alami. Pura ini terletak di Desa Manukaya, Kecamatan Tampak Siring, Kabupaten Gianyar, Bali. Jika kamu mengunjungi pura ini, maka kamu dapat melihat dan merasakan proses melukat di Bali. Melukat adalah tradisi pembersihan pikiran serta jiwa manusia dengan air suci yang dilakukan secara turun-temurun oleh umat Hindu. Tidak hanya umat Hindu saja, namun wisatawan diperbolehkan untuk melaksanakan proses melukat di pura ini. Kamu dapat mengunjungi pura di jam kerja setiap hari mulai dari pukul 09.00 hingga 17.00 WITA kecuali saat hari raya Nyepi. 

Bagi masyarakat Bali khusus pemeluk agama Hindu, air dari pancuran di pura ini adalah air yang diyakini dapat membawa kesucian, keberuntungan, serta ketenangan. Pura ini terbuka bagi siapa pun yang hendak bersembahyang. Selain mengunjungi kolam untuk melukat, kamu juga dapat mengunjungi kawasan yang disebut sebagai jeroan. Tempat ini dapat kamu manfaatkan untuk beristirahat. Kawasan ini sering digunakan untuk acara keagamaan umat Hindu di Bali. Wisata pura ini telah dibangun sejak abad ke-10 dan telah diakui sebagai salah satu warisan budaya nasional. Oleh karena itu, saat mengunjungi wisata ini pastikan kamu menjaga kebersihan area wisata.

 

  • Pura Tanah Lot

Pura ini sangat populer di Bali dan sangat ramai dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara. Walaupun sedang low season, pura ini bahkan tetap ramai dikunjungi oleh para turis. Pura Tanah Lot berlokasi di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan. Pura Tanah Lot dapat dilewati saat air laut sedang surut. Jika air laut sedang pasang maka pura Tanah Lot akan terlihat berada di tengah laut. Uniknya untuk bisa mengunjungi pura ini, kamu perlu berjalan melewati batuan karang yang akan menghilang ketika laut sedang pasang. Keunikan ini tidak akan kamu temukan saat berkunjung ke pura lain yang berada di Bali. 

Jika tujuan kamu ke pura ini untuk bersembahyang maka pura ini akan terbuka selama 24 jam sedangkan jika kamu bertujuan untuk sekadar wisata maka pura ini buka mulai dari pukul 06.00 hingga 19.00 WITA. Bagi kamu yang hendak mengabadikan momen terbaik maka sebaiknya kamu datang pada saat sore hari menjelang matahari terbenam yaitu pada pukul 17.30 hingga 18.30 WITA. 

 

  • Pura Luhur Uluwatu

Lokasi pura ini berada di wilayah Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Jika kamu berangkat dari kawasan wisata Jimbaran Bali, kamu hanya perlu menempuh jarak 15 kilometer saja menuju kawasan pura ini. Lokasi pura ini juga berdekatan dengan Pantai Pandawa, Pantai Dreamland Bali, dan Garuda Wisnu Kencana. Maka jika kamu hendak berwisata di daerah Pecatu, kamu dapat mengunjungi wisata tersebut dalam satu hari. 

Pura yang dibangun di ujung batu karang ini dapat menjadi salah satu destinasi wisata yang akan kamu kunjungi di Bali. Pura Uluwatu atau yang sering disebut dengan Pura Luhur Uluwatu ini memiliki keunikan arsitektur. Pura yang terletak di ujung tebing karang yang sangat curam ini memiliki daya tarik tersendiri karena tebing karang tersebut memiliki tinggi kurang lebih sekitar 70 meter di atas permukaan laut. Kamu dapat menikmati pemandangan sunset dari atas tebing. Selain sunset, kamu juga dapat menikmati pemandangan Samudera Hindia. Namun waktu terbaik untuk melihat pemandangan laut dan matahari terbenam ini adalah pada pukul 17.30 WITA. Pada jam tersebut kamu juga dapat menonton pertunjukan tari Kecak Bali. Menonton tari Kecak Bali menjadi salah satu aktivitas liburan yang banyak dilakukan wisatawan saat berkunjung ke Pura Uluwatu. 

Comments are closed.