Mana yang Lebih Diutamakan, Kredit Rumah atau Kredit Mobil ?

Mana yang Lebih Diutamakan, Kredit Rumah atau Kredit Mobil ?

Jika dilihat dari harganya, baik itu rumah ataupun sebuah mobil harganya terbilang sama-sama mahal. Kamu dapat melihat sendiri kisaran dari harga-harga mobil sekarang ini, memiliki rata-rata harga diatas 100 jutaan dan bahkan mobil yang mempunyai kapasitas 7 kursi bisa diatas 200 juta saat ini.

Sementara biaya pembelian rumah juga tidak kalah mahalnya. Jika sebuah rumah yang berada di atas tanah dengan luas sekitar 70 meter persegi untuk kawasan jabodetabek harga jualnya bisa sampai 500 juta untuk 1 unitnya, dan bagi hunian yang berada di atas tanah 100 meter persegi sekarang ini bisa sampai 1 miliar untuk 1 unitnya.

Lain halnya jika kamu mempunyai uang yang banyak sehingga dapat membeli semua kebutuhan dengan tunai, rumah ataupun mobil umumnya dapat dijangkau oleh masyarakat dengan menggunakan fasilitas kredit yang ditawarkan bank. Seperti yang kita ketahui, Kredit KPR yang merupakan untuk rumah dan kredit KKB untuk kendaraan.

Agar kamu tidak merasa bingung, ada tips paling gampang agar membantu kamu menentukan mana yang lebih penting untuk kamu dahulukan. Yakni, mempertimbangkan soal situasi dan kondisi kemampuan finansial dan kebutuhan kamu.

Pertama, kesiapan finansial. Apakah penghasilan yang kamu miliki sekarang ini sangat memungkinkan untuk kamu bisa membeli rumah atau mobil lewat kredit? Pihak bank umumnya membatasi beban angsuran yang telah disetujui maximum sekitar 30 persen dari penghasilan rutin debiturnya.

Misalkan, penghasilan kamu saat ini sekitar 10 juta perbulannya, maka pinjaman yang disetujui yaitu beban angsuran maksimal 3 juta per bulannya. Apabila kondisi tersebut terpenuhi yang dimana pendapatan kamu tidak begitu memadai untuk mengangsur mobil atau rumah, sebaiknya kamu fokus untuk bisa menambah pendapatan kamu terlebih dahulu.

Kedua, Kebutuhan yang sesungguhnya. Kebutuhan sejatinya adalah suatu hal yang wajib kamu penuhi dan harus diprioritaskan sebab jika ditunda akan menimbulkan konsekuensi buruk kedepannya.

Kamu bisa memikirkannya kembali. Apakah sebuah mobil memang sesuatu yang kamu butuhkan sebagai transportasi harian? Apakah tidak bisa jika tanpa adanya mobil? Apakah kamu sudah memikirkan menggunakan transportasi umum atau hanya menggunakan motor saja? Lain halnya jika sebuah mobil yang kamu inginkan bakal digunakan sebagai alat untuk menambah pendapatan seperti menjadi driver online, atau menyewakan mobil tersebut. Dari situ kamu juga dapat mempertimbangkan, apakah nanti hasil dari mobil tersebut dapat membantu kamu membayar cicilan perbulan ?

Sama halnya dengan rumah. Gunakan konsep yang sama akan hal ini, seperti pertanyaan apakah jika menunda memiliki rumah, kamu terancam untuk mengeluarkan uang untuk sewa lebih banyak ? Apabila jika kamu tidak memiliki mobil aktivitas menjadi terhambat, mungkin saja mobil termasuk kebutuhan kamu.

Begitu juga jika menunda membeli rumah, pendapatan kamu bisa saja semakin kecil karena terpotong oleh biaya sewa yang terus naik setiap tahunnya. Dengan melihat kondisi tersebut, bisa dikatakan membeli sebuah rumah merupakan pilihan terbaik dan sangat penting untuk kedepannya.

Agar lebih jelas, kamu bisa menyimak dua skenario yang terjadi, jika berbicara mengenai apa yang terjadi jika membeli mobil dahulu dan membeli rumah dahulu. Berikut ulasannya :

1. Membeli Mobil Dulu

kredit mobil

Jika kamu cenderung untuk membeli mobil daripada membeli rumah, kamu bukan cuma dituntun agar menyiapkan sejumlah uang muka untuk pembelian kendaraan tersebut jika membelinya dengan cara kredit. Tapi kamu juga mesti siap menanggung segala pengeluaran nantinya ketika mobil itu sudah ada ditanganmu.

Hal tersebut bisa terkait perawatan kendaraan, membayar pajak mobil yang tidak murah, serta pengeluaran lain seperti membeli bahan bakar kendaraan, memiliki e-money sebagai biaya jalan tol dan lain sebagainya.

Harga dari bahan bakar semakin hari semakin mahal saja serta nilai tukar mata uang rupiah yang juga melemah setiap bulannya. Belum lagi biaya perawatan atau servis yang dapat menguras uang kamu. Kamu harus memastikan bahwa sudah siap akan hal ini.

Jika kamu membeli mobil baru membeli rumah, kamu perlu ingat bahwa harga mobil akan terus turun lain halnya dengan rumah yang nilainya akan terus naik. Jika kamu membeli mobil dengan kredit dan rumah masih sewa, mungkin tidak ada kesempatan lagi bagi kamu untuk membeli rumah yang juga kredit. Kamu harus menunggu kredit mobil selesai dulu baru bisa melanjutkan kredit rumah, atau kamu memperoleh penghasilan tambahan yang memungkinakna untuk melakukan kredit rumah bersamaan.

2. Membeli Rumah Dulu

Jika kecenderungan kamu justru untuk membeli rumah, kamu perlu menyiapkan sejumlah uang sebagai uang muka. Sekarang ini uang muka dari KPR sekitar 10% sampai 30% Jadi, jika harga hunian yang kamu inginkan seharga 500 juta maka uang muka yang perlu disiapkan 50 juta sampai 150 juta.

Ada juga keperluan biaya lain, seperti biaya notaris, akad kredit, appraisal dan lain sebagainya. Umumnya biaya tersebut dikenakan sebesar 10 persen hingga 12 persen dari jumlah besaran kredit.

Tapi, terdapat hal yang menguntungkan yakni nilai dari rumah yang kamu beli besar kemungkinan akan terus naik, dan kamu dapat langsung menghuni rumah yang kamu beli. Nah, dengan begitu pengeluaran yang dulunya untuk membayar kontrakan bisa kamu alihkan untuk membayar cicilan rumah.

Comments are closed.