Rural Tourism yang Bisa Dikunjungi di Jawa Barat

Rural Tourism yang Bisa Dikunjungi di Jawa Barat

Menurut WTO, Rural Tourism yaitu jenis kegiatan wisata yang mana para wisatawan akan memperoleh pengalaman terkait beragam produk yang ada dan dihasilkan saat melakukan kegiatan berbasis pertanian, alam, budaya pedesaan dan gaya hidup. 

Lokasi yang biasanya dipilih menjadi Rural Tourism adalah meliputi kawasan non-urban. Dimana wisata urban merupakan aktivitas pariwisata dan berlangsung pada ruang di dalam kota menggunakan atribut ekonomi di luar pertanian, misalnya seperti manufaktur, administrasi, transportasi dan perdagangan. 

Rekomendasi Rural Tourism yang Bisa Anda Kunjungi di Jawa Barat

Berikut dibawah ini adalah rekomendasi bagi Anda yang ingin berlibur ke Rural Tourism di daerah Jawa Barat :

Desa Wisata Alamendah di Kabupaten Bandung

Ciwidey-Rancabali tidak hanya dikenal dengan wisata Situ Patenggang atau Kawah Putih semata. Para wisatawan juga dapat mengunjungi lokasi wisata pedesaan yang berada di daerah Rancabali dan dikenal dengan nama Desa Alamendah. Desa ini telah ditetapkan sebagai Kampung atau Desa Wisata sejak Februari 2011.

Desa Alamendah adalah salah satu dari sekian banyak desa agronomi yang paling maju, dimana mayoritas penduduknya memiliki mata pencaharian sebagai pedagang dan petani. Di desa ini, para wisatawan yang berkunjung bisa memperoleh paket wisata secara komplit, sebab Anda bisa menikmati keindahan alam, mengikuti kegiatan para petani dan juga melakukan wisata ziarah (religi).

Bagi wisatawan yang ingin mengikuti kegiatan agrowisata, Anda dapat melakukan beberapa aktivitas sebagai berikut :

  • Memetik buah strawberry.
  • Belajar untuk mengolah bermacam produk pertanian.
  • Mencoba untuk memerah susu sapi dan mencicipi susu segar tersebut.

Kampung Naga di Tasikmalaya

Apabila Anda sudah mulai penat dengan suasana perkotaan dan ingin melepas lelah juga stres. Anda bisa berkunjung ke Desa Wisata bernama Kampung Naga yang berada di Kab. Tasikmalaya. Kampung ini berada di Neglasari, Kec. Salawu pada kawasan yang jauh dari kebisingan kota karena tepat di kawasan lembah.

Ciri khas dari Kampung Naga adalah jumlah penduduk yang tidak bertambah, rumah beratapkan ijuk dan daun nipah, tidak adanya penerangan, area rumah dan kamar mandi yang terpisah membuat para wisatawan benar-benar bisa merasakan tinggal di pedesaan.

Rumah-rumah penduduk berbentuk panggung adalah salah satu ciri khas lainnya, kemudian yang menarik yaitu jumlah anak tangga yang tidak akan pernah sama jumlahnya walau dihitung secara berulang.

Desa Gede Kasepuhan di Ciptagelar, Sukabumi

Desa Gede Kasepuhan di Ciptagelar tepatnya pada Kecamatan Cisolok, Sukabumi merupakan salah satu dari sekian banyak lokasi yang pas bagi wisatawan untuk melepas rasa penat pada kehidupan di kota besar. Desa adat ini berada di bawah kaki G. Halimun, Desa Gede Kasepuhan memiliki daya tariknya tersendiri untuk para pecinta kebudayaan lokal.

Di Kampung Gede, wisatawan dapat melihat bagaimana kearifan lokal dari masyarakat disana yang masih sangat menjunjung tinggi adat serta tradisi Sunda. Desa ini memiliki kesamaan dengan Kampung Naga, dimana rumah-rumah yang ada di Ciptagelar ini masih sangat berpegang pada tradisi masyarakat Sunda zaman dahulu.

Orang yang hingga saat ini masih bermukim di desa, lebih dikenal dengan panggilan kasepuhan, dimana kata tersebut berasal dari kosakata sesepuh dan ditambahkan awalan ‘ka’ dengan akhiran ‘an’, menjadi kasepuhan yang artinya adalah tempat yang ditinggali oleh seorang sesepuh. Kata itu merujuk kepada warga yang tetap memegang teguh tradisi peninggalan leluhurnya.

Desa Wisata di Garut, Bernama Saung Ciburial 

Pesona wisata daerah Garut memang tidak pernah ada habisnya, termasuk desa wisata bernama Saung Ciburial yang berada di Desa Sukalaksana, Kec. Samarang, Kab. Garut, Jawa Barat. Untuk mencapai lokasi ini, waktu yang dibutuhkan adalah dua jam dari Bandung.

Keunggulan dari Saung Ciburial adalah para wisatawan dapat menginap di rumah penduduk lokal dan berinteraksi secara langsung dengan masyarakat dan wisatawan lain yang memang sedang berlibur disana. Saung Ciburial menawarkan suasana yang guyub dan kekeluargaan.

Masyarakat yang tinggal di desa tersebut masih sangat menjaga tradisi warisan para leluhurnya dengan baik, contohnya adalah dengan tetap lestarinya satu permainan untuk anak-anak. Para wisatawan yang menginap atau berlibur bisa ikut menjajal permainan ini dan bermain bersama penduduk.

Selain itu, Anda juga bisa mengikuti kegiatan warga yang sedang memberikan makan domba, memandikan, berolahraga dan segala aktivitas perawatan agar domba-domba disana sehat. Karena memang hewan mamalia ini merupakan ciri khas dari kota Garut.

Desa Lukis Jelekong yang berada di Kabupaten Bandung

Desa Lukis Jelekong adalah rumah para seniman lukis dan wayang yang ada di daerah Kabupaten Bandung. Desa ini sangat cocok untuk disambangi oleh para wisatawan yang memang mempunyai kecintaan terhadap seni. Ketika Anda mulai memasuki gapura dari Desa Jelekong, Anda akan langsung disambut dengan barisan galeri lukis. 

Seniman lukis yang berasal dari Kampung Jelekong memang sudah mempelajarinya dari para leluhurnya atau pendahulunya. Orang pertama yang menjadi pelopor seni lukis di desa ini bernama Bah Odin R. Perkembangan serta kecintaan para pelukis muda di desa ini sangatlah tinggi, sehingga munculah suatu perkumpulan yang diberi nama Komunitas Gurat. Jadi, Anda tidak perlu heran ketika mengunjungi kampung ini dan melihat begitu banyak lukisan di dinding.

Comments are closed.